"Perhatian seluruh Anggota Cheomalie! 1 tahun lagi, saya akan memilih Choacke" Ujar Princess Nozomu. Choacke adalah petugas Cheomalie Club. Mereka bertugas untuk mengamankan Cheomalie Club. Aku ingin sekali menjadi Choacke... tapi mana mungkin? tingkatku saja masih Freezykill. Club ini sebenarnya seperti sekolah. tapi, sekolahnya bukan di gedung. melainkan di hutan. pelajarannya saja seperti cara menghadapi musuh, membuat senjata sendiri, bikin kekuatan baru, dll. Seru sekali berada disini.... Semua orang yang mengerubungi singgasana Princess Nozomu pun pergi ke tempat tujuan masing-masing.
"Caroline Michaella, Petty Fussion, kalian ke sini dulu sebentar ya..." Kata Princess Marry. Aku dan Petty langsung menghadap Princess Marry. "Kalian pilih, tambah 100Sanka atau tambah 10charge?" Tanya Prince Yosh. "aku Tambah Charge donk!"ujar Petty sambil mengedipkan matanya. SEBEL! "aku... mau tambah Sanka aja..." Ujarku jambil menundukkan kepala. Sanka adalah mata uang Cheomalie Club yang sangat besar. Kalau di rupiah jadi 100 juta.. =w=. Charge adalah tiket menuju paradise Island. Aku pernah masuk ke Paradise Island waktu aku masih newbie... kan kalau baru masuk Cheomalie Club dapet 1 Charge gratis.. "Baiklah, Nozomu! ambilkan 100Sanka dan 10Charge"Perintah Princess Marry. Dengan malasnya Prs(Princess) Nozomu mengambilkan yang di minta lalu memberikannya kepada aku dan petty.
"Prita! Bukannya kau sakit?"Tanyaku sambil duduk di dahan pohon yang tinggi. "Sudah sembuh.... kita belajar membuat senjata baru yuk... AKu mau membuat PAnah Rozger!"Ujar Prita, sahabatku... "oh, iya... aku akan membuat tongkat Strawberry Cream... minta kertas tulalit yuk..."Kataku. "Ga usah, aku udah punya.. ini untukmu..."Ujar Prita sambil memberikanku kertas tulalit. "oh, terima kasih... aku bikin tongkat kristal ahh... eh, prita! mau ikut ke sungai gak? aku mau ambil kristal!"Kataku. "oh boleh."sahut Prita yang sedang tidur-tiduran diatas rumput.
"waah.. kristalnya banyak banget! aku mau 2 ahh..."Kata Prita sambil memungut batu kristal yang berwarna kuning dan merah. "Apa itu?"Tanyaku kepada prita sambil menunjuk Kristal bundar berwarna bening. "Wah! itu kan Monseuir! Batu keramat yang bisa memanggil 5 Weals. hanya orang yang melihatnya duluan yang bisa menggunakannya..."Ujar Prita sambil mengelus permata tersebut. "wah, aku bisa menggunakannya?"tanyaku penasaran. "tentu!"jawab prita.
Prolog Time!: Tiba-tiba, saat mereka pergi menuju hutan, ada Weals ke 4100 yang jahat. Ia dan pasukannya mengikutinya sampai hutan... tetapi Prita dan Caroline tidak mengetahuinya. Mereka tetap saja bercandatawa.
"Prita, Caroline! Ayo! Princess Marry menyuruh kalian untuk masuk kelas!"Ujar Pompom. "Iyaa! katanya ada Weals yang mengejarmu!"Kata Pampam. "Udah lah, PP(pampam dan Pompom) masuk kelas aja... kita gak ada yang ngikutin.. iya kan Prit?"Ujarku. "eh 4S dikali 9XP itu 1356HPs?" Pompom pun pergi ke ruang Choacke. "Iya... mau pinjam pisau?"Tanya Prita. Aku tersenyum. Lalu mengambil Pisau di tanganPrita. "aku ingin membuat motif Weals... akan kutambahkan namaku di tongkat ini..."Ujarku sambil mengukir kayu. Kata Prita, Ia mau membuat pedang yang terbuat dari permata ajaib. Lalu Aku memasukkan kristal yang aku temukan tadi.
Prolog Time!:Tiba-tiba, tongkat yang ia ukir berubah warna menjadi bening. Dan, Weals ke 4100 beserta 100 pasukannya mau menyerang Caroline dan Prita.
Langsung Caroline kaget. Ia ketakutan sekali. Maka, ke 5 Choacke keluar dan berkata dengan serempak"!$%&%#@*"
Prolog Time!: Tiba-tiba, Para Choacke mengucapkan suatu Kata. Katanya sih, itu adalah mantra manjur yang ampuh untuk menghilankan kekuatan orang yang dibacakan mantra itu. Tetapi, naga biru(Weals ke 4100) itu tidak menunjukkan respon satu pun."Apa?! MAntra ini tidak berfungsi! Ay! kita coba pakai kekuatan lainnya!"Ujar Princess Nozomu. Aku Heran. biasanya kalau ada Weals kesasar kayak sekarang berhasil tuh.. sudah ada 2000 lebih weals jinak disini. Aku nekat pergi ke bawah ekor Weals itu. "Awas Caroline! Kau bisa mati tahu!"Teriak Prita mengingatkanku. Aku tidak menghiraukannya.
Prolog Time!: Tiba-tiba, Caroline terkena jarum mematikan dari serangan Wheals tersebut. Ia dibawa Choacke ke Posko radaptasi racun di tengah hutan.
Aku membuka mataku perlahan-lahan. "Sekarang aku dimana? seingatku, tadi aku terkena Racun bius Wheals itu?"Tanyaku. "ooh, sekarang kamu ada di posko racun. ayo lah, kau berbaring saja... nanti kau akan di jemput oleh Nozomu."Ujar senior Memoy. "Ahh!!! Tidak mauuu!!! Aku mau kembali! Daah Sensei!"Kataku sambil berlari menuju Area hutan. "Eh! Aku lupa! tongkatku ada di posko! kembali gak yah? Gak usah deh!"
~Di Posko
"Eh, Bukannya ini tongkat nya si Caroline? ntar ah kubawanya... males.. mending tidur dah"Kata Memoy
~Di Area Hutan(Sebelum Caroline datang)
"Hhmmm.. bagai mana iniii???!!! Aku harus menemukan batu pengalih di sungai(bukan yg ditemukan sm Caroline).. Siapa yang mau bantu aku?"Ujar Nozomu panik. "Tentu saja aku! Ayo!" Kata Marry Sambil mendahului Nozomu. Nozomu mengikuti marry.
~Di Sungai
"Mana tuh batu? susah amet nyarinya!"Keluh Nozomu. "halaahh... kan di lempar sm Choacke 200485 Abad yang lalu... pasti susah lah!"
Kata Marry Menjalaskan.
1 jam kemudian
Kriing!!! Wah! Footphone(Semacam alat komunikasi yang termasang di kaki. tahan air, kalau mau telfon tinggal bilang 'Aku mau telpon...) Nozomu bunyi! "Apa? ada masalah?" Ujar Nozomu kesal. "LAMA AMAT SIH!! UDAH 1 JAM NIH! SI CHOMCHOM MALAH MAKAN, RAJA MALAH NYANYI2, AKU TERUSNIH SASARANNYA!"Teriak Yosh di telfon. "SUSAH TAU!"Bales Nozomu. Lalu Nozomu mematikan footphonenya. "aha! Keteemuuuu!" Kata MArry. "Apa? mana?"Tanya Nozomu. "Ini!" Marry memperlihatkan tingkat bening mirip dengan tongkatnya Caroline.
To Be Continued~~~
hahahaah~~~
